Tuesday, 28 Jan 2020

Mengenal Keuntungan dan Resiko Besar Menjalani Profesi Agen Judi Bola

Menjadi agen judi bola akan membawa keuntungan yang didapatkan lumayan besar. Keuntungan tersebut didapatkan dari perputaran uang dalam setiap taruhan bola yang diselenggarakan oleh pihak agen atau bandar. Misalnya, bandar bola mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 5 juta dari sebuah taruhan bola yang diselenggarakannya. Sementara dalam sehari atau biasanya di akhir minhhu, seperti hari Sabtu dan Minggu. Bandar bola mampu menyelenggarakan taruhan bola dua hingga tiga kali.

Silakan Anda kalikan sendiri berapa keuntungan yang diperoleh agen judi bola saat menjalankan profesinya tersebut. Padahal, dia paling bekerja dua hari dalam seminggu, yaitu Sabtu dan Minggu saja. Pasalnya, banyak pertandingan sepak bola yang terutama di liga-liga negara Eropa diselenggarakan di akhir pekan, seperti Premier League Inggris, Bundesliga Jerman, La Liga Spanyol, Serie A Italia, dan lain sebagainya.

Sementara itu, banyak orang yang suka menonton perandingan sepak bolanya, terutama pertandingan Big Match yang mempertemukan dua tim besar. Semakin banya orang menontonnya, maka semakin terbuka lebar juga agen bola untuk mendapatkan keuntungan lebih besar.

Akan tetapi, keuntungan besar di depan mata ternyata juga beresiko tinggi. Lalu, apakah Anda sudah mengetahui resiko-resiko yang akan dan harus dihadapi oleh seorang agen judi bola? Resiko pertama, yaitu berhadapan dengan aparat penegak hukum. Hal itu dikarenakan berprofesi sebagai bandar bola sama saja berjudi. Sementara itu, praktik perjudian dalam bentuk apapun di Indonesia masih ilegal.

Jika nekat mempraktikkannya, sama saja melanggar hukum dan harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Oleh karena itu, jangan heran jika aktivitas taruhan bola dan perjudian lainnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar tidak terdeteksi. Resiko berikutnya, yaitu mengalami kerugian hingga kebangkrutan. Pasalnya, bandar bola yang bersangkutan sama saja kalah taruhan dengan banyak pemain yang ternyata tebakannya benar.

Maka dari itu, bandar harus membayar dan mengeluarkan banyak uang untuk membayar para pemain yang menang taruhan tersebut. Seperti halnya berbisnis, pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan sama saja merugi. Jika kondisinya terus seperti itu, bandar akan bangkrut dengan sendirinya.

Itulah dua resiko besar yang bisa datang sewaktu-waktu pada agen judi bola. Oleh karena itu, bisnis semacam ini harus selalu dikelola dengan penuh kehati-hatian dan totalitas. Kehati-hatian diperlukan agar tidak terjebak dan menghindari dua resiko besar di atas. Sementara itu, totalitas dalam bekerja dan berbisnis dibutuhkan agar bisa mendapatkan keuntungan besar.